Company Gathering Jalan – jalan ke Padang Bersama Jelajah Sumbar : Chubb Insurance Divisi Telemarketing 24 – 26 November 2017

Pada 24 – 26 November 2017, Jelajah Sumbar kembali dipercaya sebagai partner untuk menyelenggarakan Company Gathering Padang dan kali ini yang menunjuk kami ialah Chubb Insurance Divisi Telemarketing. Gathering ini diikuti oleh 13 orang dan selama perjalanan 3 hari dipandu oleh Uda Zoel Hendry.

Jelajah Sumbar menawarkan berbagai pilihan paket tour Padang yang di tiap paketnya memiliki keistimewaan tersendiri. Pada Company Gathering oleh Chubb Insurance memilih Paket Tour Padang 3D2N C

Hari Pertama : BIM – Lembah Anai – Desa Pandai Sikek – Bukittinggi City Tour

Setibanya rombongan Chubb Insurance di Bandara Internasional Minangkabau langsung disambut oleh tim Jelajah Sumbar. Perjalanan dimulai dengan mengarah ke Bukittinggi. 1,5 jam perjalanan dari bandara, rombongan telah tiba di Air Terjun Lembah Anai, sebuah air terjun cantik dan unik karena berada persis di tepi jalan raya Padang Bukittinggi. Rombongan merasakan kesegaran dari tampias air terjun yang menyentuh tubuh ditambah dengan kesejukan suasana sekitar Lembah Anai.

Air Terjun Lembah Anai

Dari Lembah Anai perjalanan dilanjutkan menuju Desa Pandai Sikek. Memasuki kota Padang Panjang kami sempat terhenti karena jalan harus disterilkan dari kendaraan, hari itu memang sedang bersamaan dengan acara Tour De Singkarak yang memasuki etape ke IV. Kami harus terhenti selama 30 menit lalu setelah itu diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan kembali.

Kami pun tiba di Pandai Sikek, sebuah desa yang berada di kaki Gunung Singgalang yang terkenal dengan kain tenunnya. Kami pun singgah di salah satu gerai yang menjual berbagai kain tenun khas Pandai Sikek.

Belanja kain tenun di Pandai Sikek

Usai shalat Jum’at, perjalanan dilanjutkan ke Rumah Makan Uni Eni untuk makan siang.

Makan siang di rumah makan Eni dengan lauk makanan terenak sedunia

Selepas makan siang, kami menuju Lawang Park yang berada di ketinggian sekitar 2000 mdpl. Tujuan kami kesana tentunya untuk menyaksikan keindahan Danau Maninjau dari ketinggian. Keindahan panorama yang tersaji disini serta kesejukan udaranya membuat kami betah berlama – lama disini.

Lawang Park dengan panorama Danau Maninjau dari ketinggian

Hari semakin sore, kami beranjak dari Lawang Park menuju Bukittinggi. Tiba di kota kelahiran Bung Hatta ini kami diajak menuju Taman Panorama Bukittinggi untuk menyaksikan Panorama Ngarai Sianok dengan latar Gunung Singgalang dan Marapi. Disini juga kami memberanikan diri untuk masuk ke dalam Lobang Jepang Bukittinggi yang dibangun oleh Penjajah Jepang dalam rangka menghadapi Perang Asia Timur Raya. Disana kami mendapatkan cerita mengenai sejarah yang terjadi di lobang yang banyak memakan korban ini. Ceritanya cukup bikin merinding, apalagi kami masuk ke dalamnya menjelang maghrib.

Taman Panorama Bukittinggi
Foto bareng sebelum masuk ke Lobang Jepang Bukittinggi

Tinta berwarna hitam mewarnai langit Bukittinggi, saatnya kami menuju hotel untuk istirahat.

 

Hari Kedua : Long Trip Minangkabau

Kami memulai hari kedua ini dengan mencicipi berbagai aneka sarapan khas Minangkabau seperti lontong sayur, lontong pical, kue lapis dan bubur kampiun. Rasanya gag kalah dengan menu sarapan di hotel dan harganya sangat terjangkau.

Selanjutnya kami menuju Taman Jam Gadang yang merupakan landmark-nya Kota Bukittinggi, rasanya gag sah kalau liburan ke Sumbar tanpa berfoto dengan Jam Gadang. Kami juga menyempatkan berbelanja kaos khas Bukittinggi yang banyak dijual oleh pedagang kaki lima di sekitar Jam Gadang.

Belanja kaos = kaos khas Bukittinggi

Oleh – oleh kaos sudah, kini saatnya belanja oleh – oleh lainnya yang juga wajib untuk dibawa pulang yaitu keripik sanjay.

Puas berbelanja oleh – oleh, barulah kami memulai perjalanan yang kami beri nama Long Trip Minangkabau. Ya, sesuai dengan namanya di hari kedua ini kami akan menempuh perjalanan yang cukup panjang dan singgah di berbagai obyek wisata yang indah.

Dari Bukittinggi kami menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 40 Km menuju Lembah Harau, sebuah kawasan yang dihiasi oleh tebing – tebing tinggi nan indah disertai dengan berbagai air terjun.

Di Lembah Harau kami berfoto bersama di panorama, lalu mengeksplore air terjun Sarasah Bunta. Beruntung saat itu air terjunnya sedang mengalir, di musim kemarau debitnya kecil sekali. Disana kami juga mencicipi kerupuk opak besar yang ber-topping kan bihun dan kuah kacang. Nyam.. enak dimakan bersama teman.

Nyicip Opak khas Lembah Harau
Di Lembah Harau banyak banget air terjun salah satunya Sarasah Bunta

Memasuki tengah hari, kami beranjak dari Lembah Harau menuju Situjuah untuk makan siang di Rumah Makan Pongek Or. Menu andalan rumah makan ini ialah ikan mujair bakar, rasanya enak banget. Kamu harus coba! Oh ya, disini juga wajib mencicipi penganan khasnya yaitu sarikaya dan ketan.

Usai makan siang perjalanan dilanjutkan kembali menuju Istana Basa Pagaruyung via Desa Tabek Patah. Sebelum tiba di Istana Basa Pagaruyung, kami sempatkan singgah di Home Industry Kiniko yang terkenal dengan Kopi Kawa Daun dan Sale Pisang. Kopi Kawa Daun berbeda dengan kopi pada umumnya, kopi ini tidak menggunakan biji kopi melainkan daun pohon kopi yang disangrai, lalu kemudian diseduh. Rasanya seperti teh namun tetap ada citarasa kopinya. Unik kan?

Kami tiba di Istana Pagaruyung sore hari, pas banget jadi gag perlu panas – panasan. Disini kami berkesempatan mengenakan pakaian adat khas Minang dan semuanya pun terlihat cantik dan ganteng.

Mengenakan pakaian adat khas Minangkabau di Istana Pagaruyung

Hari semakin sore, kami pun beranjak dari Istana Pagaruyung menuju Kota Padang via Danau Singkarak. Jalan – jalan di Sumbar memang keren banget, sepanjang perjalanan kami disuguhkan dengan pemandangan indah.

Kami tiba di Padang jam 11 malam, melelahkan namun rasa lelah itu terbayarkan dengan pengalaman seru sepanjang hari.

 

Hari Ketiga : Padang City Tour  – Bandara Internasional Minangkabau

Di hari ketiga ini acaranya sangat santai. Usai sarapan di hotel kami mengunjungi berbagai obyek wisata yang ada di Ibukota Provinsi Sumatera Barat ini diantaranya Pantai Padang atau yang oleh warga lokal disebut sebagai Taplau yang merupakan singkatan dari Tapi Lauik. Pantai Padang ini langsung berhadapan dengan Samudera Hindia dan memiliki ombak yang sangat kuat, untuk mengantisipasi hal itu Pemkot Padang telah memasang pemecah gelombang sepanjang garis pantai.

Menginap di Hotel Grand Inna Muara, salah satu hotel bintang empat di Kota Padang

Kalau ke Padang rasanya wajib banget mampir ke Taman IORA yang memiliki sign PADANG. Taman ini sangat instagramable banget, kami sempatkan foto bersama disini.

Foto bersama di Taman IORA

Di Kota yang dipimpin oleh Bapak Mahyeldi ini  berdiri Masjid Raya Sumatera Barat yang megah, masjid ini juga menjadi obyek wisata yang wajib dikunjungi jika sedang berada di Padang.

Wefie dengan latar Masjid Raya Sumbar

Rasanya puas sekali dengan Padang City Tour ini, selanjutnya kami makan siang sebelum diantar menuju Bandara Internasional Minangkabau dan kembali ke Jakarta untuk menghadapi penjara bernama rutinitas. Company Gathering keliling Sumbar ini sangat meninggalkan kenangan yang indah. Sumbar memang rancak bana. Dan kapan kamu ke Sumbar?

About Author

M. Catur Nugraha
M. Catur Nugraha
<p>Sempat bekerja selama 4 tahun sebagai Naval Architect Engineer di salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang kontruksi bangunan lepas pantai. Kecintaanya terhadap kampung halamannya membuat ia memutuskan untuk mendirikan Jelajah Sumbar dengan tujuan memperkenalkan keindahan Bumi Ranah Minang ke khalayak ramai dan mengajaknya untuk berkunjung ke Sumbar. Ia sangat menyukai traveling. Perjalanan yang paling ia senangi antara lain mendaki gunung, trekking ke air terjun, dan berkemah di pulau – pulau kecil. Ia juga gemar menuliskan cerita perjalanannya dan memotret obyek yang ditemuinya. Cita – citanya : menjadikan Sumbar sebagai salah satu destinasi pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan Internasional.</p>

Comments

Loly
December 3, 2017
Keren banget slma di padang.. Makasi buat tour guide nya uda zul dan uda rangga,,
Muhammad Catur Nugraha
December 5, 2017
Terima kasih mbak Loly dan rekan - rekan dari Chubb Insurance yang telah mempercayai perjalanan ini kepada Jelajah Sumbar. Sukses selalu untuk mbak Loly dan rekan - rekan

Leave a Reply

*