Suara gongongan anjing terdengar riuh tatkala saya baru saja tiba di Hotel Ombilin Sawahlunto, tempat saya menginap. Seharusnya saya langsung istirahat di kamar, usai melakukan perjalanan dengan rute Padang – Sitinjau Laut – Alahan Panjang – Danau Kembar – Solok dan berakhir di Sawahlunto. Namun, saya penasaran ingin mendatangi sumber suara tersebut yang berasal dari

Kedua gunung ini memiliki kesamaan, mereka sama – sama gunung berapi yang aktif, keduanya juga merupakan gunung favorit bagi para pendaki, namanya juga hampir sama yakni Gunung Marapi dan Gunung Merapi. Yang membedakan ialah lokasi kedua gunung tersebut. Jika Gunung Marapi berada di Pulau Sumatera tepatnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat lain halnya Gunung Merapi yang

Alam Sumatera Barat memang begitu kaya. Segala bentangan alam ada disini. Keindahan alam yang dimilikinya ada di lautan, pantai, gunung – gunung yang menjulang tinggi, gua – gua yang disini disebut ngalau, hutan, air terjun atau sarasah. Tak lupa, ada pula lembah – lembah Indah yang tidak kalah cantiknya. Setidaknya hingga saat ini ada 2

4 hari 3 malam rasanya sangat cukup bagi anda yang ingin mengeksplore Sumatera Barat. Dengan waktu tersebut anda bisa mendapatkan berbagai atraksi wisata yang ada di Ranah Minang seperti wisata bahari, wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah dan tentunya wisata kuliner. Liburan anda akan terasa lebih menyenangkan bila anda tepat memilih agent travel yang menyediakan

Setelah melintasi jalan sejauh 6 Km dari simpang Sawah Lunto – Lintas Sumatera akhirnya tiba juga saya di Kota Sawahlunto. Mata saya langsung terpana ke sebuah menara yang menjulang tinggi yang ternyata menara tersebut merupakan menara dari Masjid raya Nurul Iman Sawahlunto. Karena keunikannya saya menghentikan laju sepeda motor untuk mengetahui lebih dalam mengenai masjid ini.