Kami keluar dari Kawasan Batu Mentas dengan perasaan deg – degan karena mobil yang kami tumpangi bensinnya sudah tiris, berharap akan segera kami temui penjual bensin eceran karena di Belitung jangan terlalu berharap banyak dengan SPBU. Sudah dua SPBU yang kami temui tapi semuanya tutup. Akhirnya ketika menemui penjual bensin eceran kami menepi terlebih dahulu

Di hari kedua perjalanan ini, kami mendapatkan  tambahan rekan perjalanan yang datang dari Bandung. Ia adalah Azhar, seorang anak muda yang baru saja melepaskan status mahasiswa dan saat ini sedang menggeluti usaha startup kopi. Kalau saya sedang menggeluti usaha mendapatkan restu dari orang tua kamu, eeaaa. Tepat jam 07.30, saya bersama Pak Wawan telah berada

Sunrise itu indah, namun butuh perjuangan untuk mendapatkan keindahannya. Orang yang ingin melihat bangunnya matahari di ufuk timur harus mengorbankan waktu tidurnya, ia harus bangun lebih awal dari biasanya. Begitu pun dengan kami yang hendak menyaksikan pesona Sunrise yang ada di Danau Kaolin. Ayam belum berkokok, pagi masih gelap dan dingin, namun kami sudah terbangun

Meski kampung asli saya ada di Padang, tapi di tahun 2016 yang didominasi oleh hujan ini saya merasa memiliki kampung halaman yang kedua yaitu Belitung. Di tahun ini saya sudah bolak – balik sebanyak tiga kali untuk mengunjunginya. Pertama pada saat bulan puasa dengan maksud survey mencari hotel, bus, kapal serta retoran. Bulan lalu, saya

Anda punya rencana untuk mengajak rekan – rekan kerja anda berliburan menjelajahi Sumbar dengan waktu singkat tiga hari dua malam? Anda membuka link yang tepat.  Berikut ini kami sajikan paket company outing Jelajah Sumbar yang bisa menjadi rujukan anda untuk menikmati keindahan Bumi Ranah Minang Hari 01 : BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU – PUNCAK LAWANG –