Alhamdulillah, setelah dirancang selama 3 bulan, akhirnya trip Jelajah Sumbar yang pertama kali diadakan ini berjalan dengan lancar. Peserta berjumlah 23 orang yang berasal dari berbagai daerah diantaranya Jakarta, Cilegon, Medan dan Padang Sidempuan. Kekhawatiran sempat melanda kepada para peserta terkait trip ini, bagaimana tidak? Dari mulai dicetuskannya trip ini hingga menjelang hari H terdapat

Kota Sawahlunto dulu kaya akan sumber daya alam berupa batu bara-nya yang sangat melimpah sehingga mengundang pihak Belanda yang kala itu menjajah Indonesia untuk datang dan mengeruk sumber daya alam tersebut. Untuk menunjang segala aktivitas penambangan batu bara, pemerintah Kolonial Belanda membangun berbagai infrastrukturnya dan hingga saat ini bangunan – bangunan peninggalannya masih bisa kita

Salah satu tempat yang menarik untuk di kunjungi saat menjelajahi Nagari Tuo Pariangan adalah Masjid Ishlah. Letak dari masjid ini cukup strategis, sekitar 50 meter dari jalan utama Padang Panjang – Batusangkar. Karena menjadi masjid yang berada di Luhak Nan Tuo (Nagari Tertua di Ranah Minang) membuat masjid ini menjadi menarik untuk dikunjungi, bisa dipastikan

Terletak sekitar 14 Km dari Kota Batusangkar, tepatnya di Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Terdapat bangunan cagar budaya yang dianggap sebagai prototipe atap bagonjong yaitu Balairung Sari Tabek. Kunjungan kami ke Balairung Sari ini adalah dalam rangka mengunjungi situs – situs cagar budaya yang banyak tersebar di Kabupaten Tanah Datar, sebelumnya saya sudah

Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat merupakan daerah yang paling kaya dengan peninggalan prasasti dari masa Melayu Kuno sekitar abar XIII – XIV M, prasasti – prasasti tersebut sebagian besar berasal dari Raja Adityawarman yang memerintah sekitar awal abad sampi seperempat akhir abad XIV M. Jumlah prasasti yang pernah ditemukan di daerah Tanah Datar sekitar 22