Serunya Company Gathering Asuransi Intra Asia di Padang Bukittinggi Bersama Jelajah Sumbar

Pada akhir Juli 2018, Jelajah Sumbar kembali dipercaya untuk mengadakan Company Gathering di Padang – Bukittinggi. Dan kali ini adalah Asuransi Intra Asia yang menjadi mitra kami, salah satu perusahaan asuransi ternama di Indonesa.

Rombongan Asuransi Intra Asia tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada malam hari dan langsung disambut oleh team Jelajah Sumbar.

Dari bandara langsung menuju hotel di Kota Padang, namun sebelum tiba di hotel, kami singgah terlebih dahulu di Pondok Ikan Bakar Khatib Sulaiman untuk makan malam. Usai makan malam, menuju hotel, check in dan istirahat.

Makan malam di Pondok Ikan Bakar Khatib Sulaiman

Hari Kedua, tema Company Gathering Padang ini dimulai dari Padang City Tour yakni mengunjungi Taman IORA yang berada tepat di depan Pantai Padang atau yang biasa disebut Tapi Lauik oleh orang lokal.

Setelah berfoto bersama di Taman IORA, perjalanan pun dilanjutkan. Obyek wisata yang akan kami tuju ialah Lembah Harau yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota, jarak yang ditempuh cukup jauh namun sepanjang perjalanan disuguhkan dengan pemandangan alam Ranah Minang yang begitu indah.

Di Koto Gadang yang merupakan pelana antara Gunung Singgalang dan Gunung Marapi, kami singgah di sebuah kedai sederhana yang menjual kue bika khas Minang namanya Bika Talago. Ternyata, rasa bika Minang dan Bika Ambon itu jauh berbeda lho.

Singgah di Bika Talago Koto Baru

Bika Ambon memiliki warna kuning dengan tekstur berlubang – lubang seperti sarang lebah sedangkan Bika Minang warnanya putih dengan tektus dan bentuk layaknya kue serabi. Satu kue bika hanya dibanderol Rp 3,000 aja. Tapi kalau Cuma makan satu aja, gag akan cukup!

Sekitar jam 4 sore, akhirnya kami tiba di Lembah Harau. Wah, pemandangan indah banget! Tebing – tebing berwarna – warni menjulang tinggi, dibawahnya terhampar luas sawah hijau bak permadani.

Karena keterbatasan waktu, bus hanya mengarah ke kawasan Resort Aka Barayun dimana terdapat Air Terjun Sarasah Aka Barayun dan Panorama.

Ternyata air terjun Sarasah Aka Barayun sedang kering, sebab beberapa hari sebelumnya tidak ada hujan dan memang sedang memasuki musim kemarau. Padahal kalau lagi deras airnya, air terjun ini cantik banget.

Sarasah Aka Barayun yang airnya sedang kering

Dari Sarasah Aka Barayun, kami ke Panorama yang saat ini telah dibuat semacam mini platform dengan sign bertuliskan LEMBAH HARAU. Inilah tempat favorit wisatawan yang berkunjung ke Lembah Harau untuk mengambil foto.

Panorama Lembah Harau

Lembah Harau bukanlah destinasi terakhir kami di hari kedua, selanjutnya ada Jembatan Kelok Sembilan yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Lembah Harau. Jadi kalau sudah ke Lembah Harau sayang banget kalau tidak berkunjung ke Kelok Sembilan.

Foto – foto di Jembatan Kelok Sembilan

Dari Kelok Sembilan kami menuju Bukittinggi dan tiba disana sekitar pada malam hari. Makan malam terlebih dahulu lalu check in di Hotel Mersi.

Hari Ketiga, setelah hari sebelumnya Long Trip Minangkabau, tema Company Gathering Padang hari kedua ini ialah Bukittinggi City Tour, yeay!

Foto bersama di depan Hotel Mersi

Usai sarapan di hotel dan check out, kami menuju Jam Gadang. Ups, ternyata kami tidak bisa mendekati ikon Bukittinggi ini sebab saat ini sedang dilakukan pemugaran taman di sekitar Jam Gadang. Kami pun beranjak ke Taman Panorama Ngarai Sianok.

Panorama Ngarai Sianok dan Gunung Singgalang

Karena masih pagi, udara disini terasa begitu sejuk, kami bisa menghirup udara bersih ini dalam – dalam, dan menyimpannya dalam paru – paru kami sebelum kembali ke Kota Jakarta.

Pemandangan panorama Ngarai Sianok pagi ini begitu indah, tebing tinggi curam yang memanjang sejauh 16 kilometer ini terlihat begitu anggun dengan kehadiran Gunung Singgalang dibelakangnya. Gunung Singgalang nampak terlihat jelas dari kaki hingga puncaknya meski awan tebal telah menggantung diatasnya. Cocok banget nih dijadiin latar untuk berfoto.

Usai berfoto bersama selanjutnya kami ingin menelusuri lobang peninggalan Jepang yang masih di dalam komplek Taman Panorama Ngarai Sianok. Untuk masuk ke dalamnya, kami ditemani oleh pemandu lokal yang menceritakan sejarah mengenai lobang jepang ini.

Sebelum masuk ke Lobang Jepang, foto – foto dulu

Selamat tinggal Bukittinggi, kami beranjak dari kota sejuk ini, kembali menuju Bandara Internasional Minangkabau. Oh ya, sebelum tiba disana, kami singgah destinasi terakhir yang ada di Kota Padang Panjang yaitu Minang Village, disini ada bangunan rumah gadang yang berisikan informasi mengenai kebudayaan Minangkabau, selain itu kita juga bisa menyewa pakaian adat khas Minang lho!

Minang Village

Akhirnya setelah 3 hari 2 malam menjelajahi Sumatera Barat, kami pun tiba di Bandara Internasional Minangkabau. Company Gathering Padang ini pun berakhir.

Terima kasih Asuransi Intra Asia yang telah mempercayakan agenda company gathering-nya kepada Jelajah Sumbar, sukses selalu!

About Author

M. Catur Nugraha
M. Catur Nugraha
Sempat bekerja selama 5 tahun sebagai Naval Architect Engineer di salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konstruksi bangunan lepas pantai. Kecintaan kepada kampung halamannya membuat ia memutuskan untuk mendirikan Jelajah Sumbar dengan tujuan memperkenalkan keindahan Bumi Ranah Minang ke khalayak ramai dan mengajaknya untuk berkunjung ke Sumbar. Ia sangat menyukai traveling. Perjalanan yang paling ia senangi antara lain mendaki gunung, trekking ke air terjun, dan berkemah di pulau – pulau kecil. Ia juga gemar menuliskan cerita perjalanannya dan memotret obyek yang ditemuinya. Cita – citanya : menjadikan Sumatera Barat dan Wisata Padang sebagai salah satu destinasi pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan Internasional.

Comments

Leave a Reply