Jalan – jalan ke Mandeh Melewati Jalan Baru
jalan baru menuju mandeh

Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden (PP) Nomor 56 Tahun 2018 menetapkan 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yaitu Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

Namun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) menambah dua KSPN baru yaitu Toraja dan Mandeh.

Salah satu panorama di Mandeh

Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Daerah tersebut memiliki kontribusi besar dalam menambah pemasukan, baik secara lokal maupun nasional.

Untuk menunjang aktivitas wisata di wilayah yang telah ditetapkan sebagai KSPN, Pemerintah gencar membangun infrastruktur seperti akses jalan yang memadai. Salah satu proyek tersebut ialah jalan yang menghubungkan antara Sungai Pisang Padang ke KSPN Mandeh yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan.

Jalan ini terbentang sepanjang 41 kilometer, dengan kontur perbukitan sehingga jalan ini banyak turunan, tanjakan dan berkelok – kelok. Namun dibalik itu, pengguna jalan ini akan disuguhkan panorama yang indah berupa pantai dan Samudera Hindia yang amat luas.

jalannya berkelok – kelok

Adanya jalan baru menuju Mandeh ini diharapkan dapat menambah jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang dijuluki sebagai Raja Ampat-nya Sumbar ini.

Jalan baru menuju Mandeh ini juga dapat mempersingkat waktu tempuh dari Padang ke Mandeh. Jika melewati Jalan Lintas Sumatera biasanya akan memakan waktu sekitar 2 – 3 jam, sedangkan jika melewati jalan baru ini menjadi sekitar 1 – 1.5 jam.

Menjajal Jalan Baru ke Mandeh

Team Jelajah Sumbar baru mencoba melintasi jalan baru ini di minggu kedua Agustus 2019.

Dari Padang kami melintasi Bungus lalu memasuki jalan ke arah Sungai Pisang. Perjalanan menuju Sungai Pisang yang sebelumnya amat menyusahkan kini menjadi menyenangkan. Sepertinya jalan baru ini tidak hanya akan menambah wisatawan ke Mandeh, tetapi juga wisatawan yang hendak ke Pulau Pasumpahan, Pulau Pamutusan dan Pulau Pagang.

Jalan buruk menuju Sungai Pisang yang saya lalui di Januari 2016
Kondisi jalan di Sungai Pisang saat ini

Perlu diketahui bahwa Sungai Pisang adalah salah satu tempat untuk menuju ke pulau – pulau kecil cantik khas Sumbar. Dengan uang sebesar Rp 35 ribu, anda bisa diantarkan oleh jasa kapal wisata menuju Pulau Pasumpahan.

Baca juga : Cara mudah dan murah menuju Pulau Pasumpahan

Jalan baru ini juga menumbuhkan perekonomian warga sekitar yang dilaluinya. Hal ini bisa kami lihat dari banyaknya obyek wisata pantai – pantai baru yang mengharapkan kedatangan wisatawan meski dengan fasilitas yang masih ala kadarnya.

pantai baru di tepi jalan baru ke mandeh
Salah satu pantai baru yang ada di tepi jalan menuju Mandeh

Selain itu kehadiran jalan ini juga memunculkan spot – spot untuk berfoto yang disukai oleh para milenial. Para penjaja makanan, minuman serta jasa foto langsung jadi turut meramaikan di beberapa spot.

spot selfie di jalan baru ke mandeh
Salah satu spot yang digemari oleh milenial untuk berfoto

Kami pun tiba di Mandeh setelah dua jam berkendara melintasi jalan baru ini. Dua jam, karena kami jalan dengan santai tanpa terburu – buru karena rasanya sayang banget jika panorama yang kami pandang sepanjang perjalanan ini berlalu begitu saja dengan cepat. Kami juga sempat berhenti di beberapa lokasi yang menarik untuk mengambil foto.

Selanjutnya, kami akan makan siang di Uni Kito Seafood yang enak banget.

Bersambung

About Author

M. Catur Nugraha
M. Catur Nugraha
Masih bekerja sebagai Naval Architect Engineer di salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konstruksi bangunan lepas pantai sejak tahun 2012. Kecintaan kepada kampung halamannya membuat ia memutuskan untuk mendirikan Jelajah Sumbar dengan tujuan memperkenalkan keindahan Bumi Ranah Minang ke khalayak ramai dan mengajaknya untuk berkunjung ke Sumbar. Ia sangat menyukai traveling. Perjalanan yang paling ia senangi antara lain mendaki gunung, trekking ke air terjun, dan berkemah di pulau – pulau kecil. Ia juga gemar menuliskan cerita perjalanannya dan memotret obyek yang ditemuinya. Cita – citanya : menjadikan Sumatera Barat dan Wisata Padang sebagai salah satu destinasi pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan Internasional.

Comments

Leave a Reply

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.