Jom Ikut Saya ke Lawang Park!
Paket_wisata_lawang_park

Usai mengunjungi sawah nan indah di Ngarai Sianok, kami melanjutkan perjalanan menuju Lawang Park. Lawang Park merupakan nama sebuah puncak bukit yang dijadikan sebagai tempat wisata yang berada di daerah Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.

Jika dari arah Bukittinggi, kita bisa kesana melalui Jalan Ngarai atau Jalan Padang Luar. Untuk mempersingkat waktu serta jarak kami memilih melalui Jalan Ngarai, selain itu jika lewat jalan ini kami tak perlu berhadapan dengan macet seperti di Padang Luar.

Jalan Ngarai ini akan tembus hingga Matur, kontur jalan naik turun disertai dengan kelokan – kelokan cukup tajam. Butuh keahlian menyetir tingkat tinggi bila melewati jalan ini.

Memasuki wilayah Lawang, kami menyempatkan singgah terlebih dahulu di Kilang Tebu Tradisional milik Pak Asrul. Kilang tebu ini sangat menarik untuk dikunjungi karena ia masih menggunakan tenaga kerbau sebagai penggerak mesin giling tebu.

Setelah melihat proses penggilingan tebu dengan kerbau, kami teruskan perjalanan menuju Lawang Park.

Akhirnya kami tiba di Lawang Park. Karena hari Senin, orang yang berkunjung bisa dihitung sehingga kami begitu menikmatinya suasananya.

Langit biru, awan – awan yang berarak, hembusan angin yang melewati sela – sela ranting pohon pinus mengeluarkan suara yang sangat khas. Ah, syahdu sekali Lawang Park kali ini. Kabut – kabut yang biasa datang sedang tidak ada, sehingga panorama Danau Maninjau terlihat begitu indah.

Pengelola Lawang Park membuat beberapa spot menarik untuk dijadikan lokasi mengambil foto, seperti spot yang menyerupai kapal terdampar. Dengan teknik pengambilan gambar yang tepat maka, kita bisa mendapatkan foto kapal yang seperti sedang berlayar diatas air.

spot_foto_lawang_park
Spot foto di Lawang Park yang menyerupai bangunan kapal

Selain itu ada lagi spot di sisi utara bukit dimana ada viewing platform yang terbuat dari bambu. Platform ini memiliki kapasitas maksimum 5 orang. Dari sini kita bisa melihat pemandangan Danau Maninjau, persawahan, perkampungan penduduk serta bukit – bukit yang mengelilinginya. Dulunya semua ini adalah sebuah kaldera hasil dari letusan besar gunung api pada masa lampau.

Spot foto di sisi utara Lawang Park

 

Oh iya, jika anda berminat mengunjungi Lawang Park, anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 untuk hari kerja, sedang pada saat hari libur tiketnya menjadi Rp 15.000. Harga yang sangat sesuai dengan keindahan alam yang dapat anda saksikan disini.

Intan Nadhirah, tamu kami asal Malaysia, mengatakan kunjungannya kesini semakin mengajarinya untuk mengenali lebih banyak ciptaan Allah. I am so bless.

lawang_park_danau_maninjau
Berfoto dengan latar Danau Maninjau di Lawang Park

Jom ikut saya ke Lawang Park!

About Author

client-photo-1
M. Catur Nugraha
Masih bekerja sebagai Naval Architect Engineer di salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konstruksi bangunan lepas pantai sejak tahun 2012. Kecintaan kepada kampung halamannya membuat ia memutuskan untuk mendirikan Jelajah Sumbar dengan tujuan memperkenalkan keindahan Bumi Ranah Minang ke khalayak ramai dan mengajaknya untuk berkunjung ke Sumbar. Ia sangat menyukai traveling. Perjalanan yang paling ia senangi antara lain mendaki gunung, trekking ke air terjun, dan berkemah di pulau – pulau kecil. Ia juga gemar menuliskan cerita perjalanannya dan memotret obyek yang ditemuinya. Cita – citanya : menjadikan Sumatera Barat dan Wisata Padang sebagai salah satu destinasi pilihan favorit bagi wisatawan lokal maupun wisatawan Internasional.

Comments

Leave a Reply

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.